Saya menulis pada blog ingin membagi kegundahan yang selama ini berkaitan dengan pengenalan konsep DIRI senDIRI
Sebagian dari beberapa orang berfikir bahwa DIRI ini adalah Tubuh ini ,Badan ini ,Fisik ini, dan lain sebagainya bahkan pandangan individu terhadap pola pemikiran itu sendiri mempengaruhi bahwa DIRI ini adalah aku, kita ,kami, anda dan mereka .
Didalam Konsep diri terdapat sebuah pengertian Pandangan individu tentang dirinya, meliputi gambaran tentang diri dan kepribadian yang diinginkan, yang diperoleh melalui pengalaman dan interaksi yang mencakup aspek fisik atau psikologis.
Tak banyak orang memahami ,sebenarnya apa si DIRI itu .
awalnya banyak pertanyaan di benak pikiran saya....
1. Siapakah Diri ini?
2. Untuk apa Diri ini Diciptakan?
3. Bagaimana menyikapi Diri ini yang terus berganti ganti bentuk (marah,benci,kecewa,susah,senang dll) ????
Setelah Beberapa Perjalanan hidup yang saya tempuh ,setiap orang yang saya kenal , saya anggap sebagai guru karakter DIRI.
Beberapa tahun sudah saya lewati dengan bermacam bentuk perjalanan spiritual ,saya bertemu salah satu seorang guru yang sedikit mengubah konsep pemikiran tentang si DIRI . yang biasa disebut Sang DIRI JATI.
Menurut Pribadi saya ,DIRI itu adalah bentuk RASA yang tak terucap oleh kata dan disanalah adalah tempat berprosesnya pengembangan, pemahaman, pengertian serta pendalaman .
Dari beberapa pertanyaan yang saya lontarkan diatas ,ternyata dengan berjalannya proses ,saya mempunyai sedikit pemahaman tentang si DIRI itu .
ternyata selama ini saya belum mengenali DIRI saya dengan baik.
Kita perlu meluangkan waktu untuk berdialog dengan diri sendiri. Pahami setiap kesedihan, rasa cemas, bimbang, dan emosi-emosi dalam diri. Resapi setiap emosi yang muncul kemudian terimalah emosi-emosi tersebut dengan penuh kerelaan. Terimalah mereka sebagai bagian diri kita, sebagai bagian dari perjalanan pencarian kembali diri kita yang hilang. Terimalah diri kita secara utuh termasuk menerima kerapuhan, kegagalan, pengkhianatan, ketidaksempurnaan, kesalahan, kemunafikan, dan kelemahan lainnya dengan penuh kerelaan. Menerima diri kita tanpa perlu penilaian, penghakiman, atau usaha untuk memusnahkan apapun sehingga kita menjadi lebih paham mengenai siapa diri kita dan apa saja yang kita bisa rasakan.Menemukan kembali si diri dimulai dengan menerima diri kita seutuhnya, baik kelebihan maupun kelemahan. Dengan menerima diri seutuhnya, kita menjadi lebih damai, lebih maklum dan bijaksana dalam memandang hidup, begitu juga dengan menerima orang lain sebagaimana mestinya. Kita menerima baik dan buruk orang lain karena kitapun menerima diri kita sebagai manusia yang tidak sempurna, manusia yang punya kelebihan dan kelemahan. Kita menerima orang lain yang berlaku tidak baik terhadap kita, karena kita menerima mereka sebagai manusia biasa yang bisa berbuat salah secara manusiawi. Dengan begitu, kita menjadi lebih toleran terhadap sesuatu, kita akan merasakan kedamaian dalam DIRI .
![]() |
| didalam DIRI ada DIRI yang lain #tetapwaspodo |
Boleh memberi saran terhadap orang lain ,namun alangkah lebih baik kamu mampu menyampaikan saran terhadap dirimu sendiri sebelum orang lain menerima saranmu.
bijaklah pada dirimu sendiri ,sebelum bijak terhadap orang lain ,karena memahami terhadap diri sendiri lebih sulit dibanding memahami orang lain.
3 Tips Cara Mengenali DIRI dan Memahami DIRI menurut saya :
1. Selalu berfikir Positif
2. Lakukan Dengan HATI yang bersih
3. Memonitoring perilaku yang dilakukan hari ini secara terus menerus ,pilih dan pilah yang membuat DIRI ini menjadi tidak nyaman
4. Jangan Takut ,Jangan terlalu khawatir ,terus berbuatlah untuk kebaikan .tak ada usaha yang menghianati hasil.
Laksanakan tiap hari dengan penuh keyakinan, bahwa DIRI ini masih dibutuhkan untuk membantu , menolong sesama dan mengajak maju bersama demi kebaikan semua.
Semoga bermanfaat....

Komentar