Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

Mengenal dimensi Ruang Dan Waktu

Begitu sulitnya manusia melepaskan si aku dari raga mereka. Melepaskan semua EGO yang terus berkembang biak didalam DIRI atas harta, tahta , dan wanita. Kuasa atas ilmu yang dimiliki , kuasa atas jabatan yang ditempati , kuasa atas segala yang dia punya, dan kemudian mengakui dihadapan Tuhannya. Dan saatnya dirinya, memasuki relung hatinya yang terdalam, bersama dengan ‘Sang DIRIJATI’. Diam disana, dalam pengakuan, .   YAA MUQALLIBAL QULUUB, TSABBIT QALBII ‘ALAA DIINIK , (maha membolak-balikkan hati) hati yang mengakui, menyadari, menerima, dalam totalitas penuh , sesungguhnya dirinya adalah orang yang berserah. Sesungguhnya keadaannya, akan sukarela atau terpaksa dirinya memang harus berserah. Semua terjadi atas skenario dan kehendak Tuhan Semesta ALAM. Betapa sulitnya Memaknai kata  ‘berserah diri’ . Terserah bagaimana atas kehendak-Nya  dalam mengajari kita. Sebab pengajaran bisa melalui apa saja dan dimana saja. Namun sungguhkah kita bisa mencerna semua pelajara...

mengOLAH sebuah RASA

Tidak ada hal-hal yang benar-benar anda cari dalam berspiritual. Kecuali, suatu kondisi yang membuat anda berpikir bahwa hidup ini bermakna. Bahwa anda merasa tercerahkan, bahwa anda merasa terkoneksi dengan sesuatu, bahwa anda merasa sudah berada di jalan yang benar, bahwa anda sudah merasa ketenangan didalam jiwa, bahwa anda merasa memiliki ketentraman hati dan bahwa anda ini dan itu masih banyak lagi keinginan keinginan yang lainnya.  Nilai-nilai yang anda asumsikan sebagai suatu pencapaian, akan terus bertumbuh dan Bergerak mengikuti dimensi pikiran anda yang terus berkembang. Bertumbuh karena anda berpikir.  Apa yang anda pikirkan saat ini, berkemungkinan akan berubah disuatu saat nanti. Bisa juga stagnasi  ( keadaan terhenti)   ketika anda telah menyimpulkan sebagai sesuatu yang final. Ini murni tentang pikiran anda.  Setiap pemikiran yang anda ceritakan, dan cukup menyakinkan, akan menguatkan kesimpulan anda. Diperkuat dengan pikiran lain yang teryakin...

Jadilah DIRI senDIRI

S aya menulis pada blog ingin membagi kegundahan yang selama ini berkaitan dengan pengenalan konsep DIRI senDIRI  Sebagian dari beberapa orang berfikir bahwa DIRI ini adalah Tubuh ini ,Badan ini ,Fisik ini, dan lain sebagainya bahkan pandangan individu terhadap pola pemikiran itu sendiri mempengaruhi bahwa DIRI ini adalah aku, kita ,kami, anda dan mereka . Didalam Konsep diri terdapat sebuah pengertian  Pandangan individu tentang dirinya, meliputi gambaran  tentang diri dan kepribadian yang diinginkan, yang diperoleh  melalui pengalaman dan interaksi yang mencakup aspek fisik  atau psikologis.  Tak banyak orang memahami ,sebenarnya apa si DIRI itu . awalnya banyak pertanyaan di benak pikiran saya.... 1. Siapakah Diri ini? 2. Untuk apa Diri ini Diciptakan? 3. Bagaimana menyikapi Diri ini yang terus berganti ganti bentuk (marah,benci,kecewa,susah,senang dll)  ???? Setelah Beberapa Perjalanan hidup yang saya tempuh ,setiap orang yan...